Categories

Jumat, 18 Februari 2011

KOMPONEN DASAR KOMPUTER

MENGENAL KOMPONEN-KOMPONEN DASAR KOMPUTER
Komputer merupakan piranti elektronika digital yang dirancang secara modular. Sistem komputer tersusun dari sejumlah modul komponen dan piranti yang memiliki tugas dan fungsi masing-masing dan kemudian saling dihubungkan membentuk sistem computer.
Komponen penyusun sistem komputer dapat dikelompokkan menurut fungsinya atas:
A. Unit Processor
B. Unit Bus
C. Piranti Penyimpanan
D. Piranti I/O
E. Piranti Antarmuka

A. UNIT PROCESSOR
Unit Processor berfungsi sebagai "otak" dan "Badan" dari sistem komputer yang bertugas memproses instruksi program, menghubungkan serta mengatur lalulintas data pada seluruh sistem.
Komponen penyusun unit processor terdiri atas:
1. Processor
2. Motherboard
3. Memory
4. Power Supply
5. Casing

1. Processor
Processor atau CPU (Central Processing Unit) merupakan otak dari komputer yang melakukan pemerosesan dan operasi perhitungan dan logika terhadap instruksi program yang diberikan ke komputer.
Chip processor dibuat dari keping silikon murni sebesar kuku jari berisi rangkaian terintegrasi dari ribuan hingga jutaan transistor yang mengimplementasikan fungsi dari processor. Rangkaian processor dihubungkan dengan kaki-kaki yang terdapat di bawah chip untuk jalur komunikasi sinyal masuk dan keluar dari rangkaian.
Kinerja dari setiap jenis processor bervariasi dan dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut:
-Kecepatan Clock
-Lebar register/data bus internal
-Lebar data bus eksternal
-Kapasitas cache memori (L1 dan L2)

2. Motherboard
Motherboard atau main board adalah papan sirkuit terbesar pada komputer dan merupakan "Badan" yang menghubungkan seluruh unit pada sistem komputer.
Komponen pokok pada motherboard terdiri dari:
-Socket/Slot processor
-Chipset (Northbridge dan Southbridge)
-Super I/O Chip
-ROM BIOS
-Socket memory (SIMM/DIMM/RIMM)
-Slot Bus (Jenis ISA/PCI/AGP)
-Voltage Regulator
-Baterry CMOS

Motherboard dibedakan menurut tipe processor yang didukung dan form factor (bentuk dan ukuran) dari motherboard. Dari socket/slot processor yang terpasang dapat diketahui jenis processor yang sesuai untuk motherboard tersebut.
Form factor motherboard terdiri dari jenis:
-Baby AT
-Full Size AT
-LPX
-ATX
-Micro ATX
-NLX
-WTX
Flex ATX

3. Memory
Memori merupakan "ruang kerja" dari processor untuk menempatkan instruksi dan data dari program yang sedang dioperasikan dan menyimpan kembali hasil dari eksekusi program.
Jenis memori terdiri dari:
  • ROM (Read Only Memory): Memori jenis ROM umumnya hanya dapat dibaca saja dan bersifat peranen atau nonvolatie (tidak hilang bila listrik mati). ROM dipakai untuk menyimpan program rutin untuk proses booting komputer sehingga dapat langsung diakses dan dijalankan oleh processor. Chip ROM terdapat pada motherboard (ROM BIOS) dan beberapa jenis adapter card seperti video card, SCSI card, EIDE card dan beberapa network card. 

    ROM BIOS pada motherboard berisi empat program booting pokok yakni:
  1. POST (Power On Self Test), untuk menguji apakah komponen sistem bekerja normal.
  2. CMOS Setup, untuk mengatur nilai parameter konfigurasi sistem.
  3. Bootstrap loader, untuk mencari dan memuat sistem Operasi ke komputer.
  4. BIOS (Basic Input Output System), berisi kumpulan program pengendali piranti standar yang disalin dari ROM pada adapter card untuk mengoperasikan piranti yang terlibat aktif sewaktu proses booting seperti monitor dan keyboard.

    Jenis chip ROM terdiri dari:
  1. ROM
  2. PROM (Programmable ROM)
  3. EPROM
  4. EEPROM (Erasable PROM)

  • RAM (Random Access Memory): RAM digunakan untuk menyimpan data dan instruksi dari software yang sedang dioperasikan oleh komputer. Jenis RAM terdiri dari; SRAM (Statis RAM) dan DRAM (Dinamic RAM). DRAM (Dinamic RAM) disebut memori dinamis karena harus direcharge (diperbaharui muatan listriknya) secara periodik karena pengaruh sifat kebocoran muatan yang dimiliki oleh kapasitor yang dipakai untuk membuat sel-sel memori dari DRAM. Kelebihan DRAM adalah lebih murah dan lebih mudah rangkaiannya sehingga satu chip DRAM dapat memuat sel bit data jauh lebih besar dari SRAM.
    SRAM (Statis RAM) tidak perlu direcharge seperti DRAM karena memakai desain dengan transistor. Kelebihan SRAM adalah akses data lebih cepat dari DRAM dan lebih stabil menyimpan data. SRAM digunakan pada cache memori internal (L1) dan memori eksternal (L2) dari prosesor. Sedangkan DRAM dipakai pada chip penyusun modul memori yang terpasang di motherboard.
    DRAM dapat dikatagorikan menurut metode akses datanya atas:
    -FPM (Fast Page Mode)
    -EDO (Extended Data Out)
    -BEDO (Burst EDO)
    -SDRAM (Synchronous DRAM)
    -RDRAM (Rambus DRAM)
    -DDR SDRAM (Double Data Rate SDRAM)

    Chip DRAM dirangkai dalam modul memori kemudian dipasang pada slot memori di motherboard.
    Jenis modul memori DRAM terdiri dari:
    -SIMM (Single Inline Memory Module), dengan jenis 30pin (Data 8 bit + 4 bit parity optional)
    -DIMM (Dual Inline Memori Module), dengan jenis 168 pin.

4. Power Supply
Fungsi dari power supply adalah mengubah supply daya liatrik AC dari luar ke tegangan DC +3,3V, +5V, +12V dan -12V sesuai kebutuhan dari berbagai komponen pada sistem komputer.
Power supply terdiri dari 3 jenis form faktor, yakni:
-LPX
-ATX
-SFX

5. Casing
Casing merupakan kontak penutup dari logam yang melindungi motherboard, power supply, diskdrives, adapter card dan piranti internal lainnya.
Jenis form factor dari casing terdiri dari:
-Full Tower
-Mini disk
-Desktop
-Slimline

B. UNIT BUS
Bus adalah jalur komunikasi data yang menghubungkan seluruh sistem komputer. Struktur bus terdiri dari beberapa tingkatan yang merujuk pada kecepatan jalur bus. Setiap piranti terhubung ke salah satu bus yang ada.Komponen penyusun unit bus terdiri dari jalur-jalur komunikasi untuk sinyal data, alamat dan kontrol, chip untuk pengendali operasi bus dan konektor berupa socket/slot ekspansi.
Tingkatan bus terdiri dari:
  • Processor Bus: Processor bus merupakan tingkatan bus yang tercepat karena beroperasi pada kecepatan external dari processor, umumnya berkisar 66,75 atau 100 MHz. Fungsi processor bus ialah menyediakan jalur komunikasi antara processor dengan chipset (Northbridge) dan cache memori external (L2).
  • Memory Bus: Memory bus digunakan untuk mentransfer informasi antara CPU dan modul memomi utama(DRAM). Chipset Northbridge bertindak sebagai pengatur operasi dari memori bus.
  • I/O Bus: I/O bus merupakan jalur komunikasi sistem komputer dan piranti I/O. Dengan adanya I/O bus memungkinkan pengguna menambahkan piranti I/O atau kartu antarmuka/adapter card ke slot ekspansi untuk meningkatkan kemampuan kemampuan komputer. Setiap I/O bus dikendalikan oleh Chipset atau Super I/O chip yang memiliki mekanisme pengaturan I/O bus serta menghubungkannya ke processor bus.

    Chipset terdiri dari dua unit chip, yaitu:
  • Northbridge: untuk mengatur koneksi antara processor bus high speed (66-100MHz) dengan PCI Bus (33MHz) dan AGP Bus (66Mhz) yang kecepatannya lebih rendah.
  • Southbridge: merupakan penghubung antar antar PCI bus dengan ISA bus (8Mhz) atau bus lain yang jauh lebih rendah kecepatannya.

    Jenis I/O bus terdiri dari:
    -Serial
    -Paralel
    -IDE
    -SCSI
    -ISA
    -MCA
    -EISA
    -VESA Local Bus (VL-bus)
    -PCI Local Bus
    -AGP
    -PC-Card (atau PCMCIA)
    -FireWire (Standars IEEE-1394)-USB

    Perbedaan anatara setiap jenis I/O bus terletak pada jumlah data yang ditrasfer pada satu satuan waktu dan kecepatan transfer data.

C. PIRANTI PENYIMPANAN
Piranti Penyimpanan berfungsi menyimpan file-file dari sistem Operasi, Program Aplikasi dan data secara permanen. Processor mengambil program dan data yang akan dioperasikan dari piranti penyimpanan dan menyalin ke memori untuk dieksesusi. Setelah selesai dioperasikan file disimpan kembali (save) ke media penyimpanan.
Piranti Penyimpanan dapat dikatagorikan menurut teknologi yang digunakan, yaitu:
  1. Piranti Magnetik
  2. Piranti Optik

1. Piranti Magnetik
Bit-bit data disimpan pada piranti magnetik dengan membuat pola magnetisasi pada partikel-partikel logam yang melapisi disk penyimpan sesuai dengan aliran bit data yang masuk.
Jenis piranti magnetik terdiri dari:

  • Harddisk: Harddisk memiliki 2 hingga 11 keping disk penyimpan data yang terbuat dari alumunium atau gelas dan dilapisi dengan oksida besi. Susunan disk dibagi dalam beberapa daerah penyimpanan yakni silinder, track, dan sektor seperti terlihat di gambar. Setiap area penyimpanan diberi alamat dengan kode nomor. Kinerja harddisk terkait oleh beberapa faktor: kecepatan putar disk, umumnya 5400, 7200, atau 10.000 rpm.
    Kapasitas penyimpanan harddisk;Data pada harddisk dibaca atau ditulis dengan menggerakkan head baca/tulis yang terdapat pada setiap sisi disk melintasi permukaan disk ke lokasi track data.

    Komponen penyusunan harddisk terdiri dari:
    -Disk penyimpan
    -Papan rangkaian
    -Head baca/tulis
    -Kabel dan konektor
    -Penggerak head
    -Motor pemutar
    -Pengaturan setting (Jumper dan switch)
  • Floppy disk drive: Sistem floppy disk drive memiliki dua elemen terpisah yakni floppy diskete dan disk drive. Data disimpan dalam disket yang mudah dibawa. Untuk membaca/menulis data, disket harus dimasukkan ke disk drive. Disk drive memiliki dua head tulis baca, satu untuk tiap sisi disket. Disk diputar pada drive dengan kecepatan 300 atai 600 rpm. Head bergerak secara tangensial ke lokasi track data untuk membaca/menulis data.

    Jenis floppy disk drive terdiri dari:
    -3 1/2 inch, 1,44 MB drive
    -3 1/2 inch, 2,88 MB drive
    -5 1/4 inch, 1,2 MB drive
  • Removable disk: Removable disk adalah piranti penyimpanan yang mudah dipindah, umumnya berkapasitas tinggi dan dihubungkan lewat I/O port external berjenis USB, IDE, SCSI atau paralel. Jenis dasar removable media ada dua yakni disk dan tape. Prinsip kerja media disk mirip dengan harddisk sedangkan teknologi media tape mengadopsi prinsip kaset audio.

    Media disk lebih populer dan ada beberapa jenis seperti:
    -Iomega Zip Drive
    -3M LS 120
    -Bernoulli Drive
    -Jaz Drive
    -Flash disk
    -Jenis media tape seperti:
    -QIC (Quarter Inch Cartridge)
    -DAT (Digital Audio Tape)
    -DLT (Digital Linear Tape)
    -Exabyte 8mm tape
    -Travan Cartridge Tape

2. Piranti Optik
Piranti Optik menggunakan CD (Compact Disc) sebagai media penyimpanan data dengan sinar laser untuk menulis/membaca data. CD terbuat dari wafer polikarbon dengan bagian tengah berisi lapisan film metalik dari campuran alumunium yang merupakan media penyimpanan data. Data disimpan sebagai deretan pit (lubang) dan land (dataran) pada lapisan film alumunium. Sinar laser energi rendah diarahkan ke film akan terdifusi bila mengenai pit dan dipantulkan sempurna oleh land. Sensor cahaya mengumpulkan pola pantulan dari sinar laser dan selanjutnya prosesor mengubah pola pantulan menjadi data.
Jenis CD drive terdiri dari:
-CD-ROM hanya dapat dibaca saja . Memiliki kapasitas 550-682B
-CD-R (CD-Recordable) dapat ditulis sekali saja selanjutnya dapat dibaca.
-CD-RW (CD-Rewritable), dapat dibaca/tulis dengan tak terbatas.
-DVD (digital Versatile Disc), memiliki kapasitas paling rendah 4,7GB untuk jenis single sided, single layer.

D. PIRANTI I/O
Piranti I/O (Input/Output) dihubungkan ke sistem komputer lewat I/O bus dan memiliki fungsi khusus untuk memberi masukkan data atau mengolah data atau mengolah data keluaran dari komputer.
Jenis Piranti I/O yang umum terdapat pada komputer PC terdir dari:
  1. Monitor
  2. Keyboard
  3. Mouse
  4. Printer
  5. Scanner

1. Monitor
Monitor adalah piranti pokok pada setiap komputer yang memberikan informasi visual pada pengguna dari hasil eksekusi program yang terjadi di dalam komputer.
Jenis monitor dibedakan menurut:
-Teknologi layar, yakni CRT dan LCD
-Ukuran diagonal layar, yakni: 14, 15, 17 dan 21 inch.
-Resolusi dalam pixel, yakni jumlah elemen gambar (pixel) (arah horisontal x vertikal). Umumnya 640x480, 800x600, 1024x768, 1280x1024 dan 1600x120.
-Dot pitch, jarak antara pixel berkisar dari 0,25 hingga 0,30mm.
-Refresh rate, frekuensi penggambaran ulang tampilan layar setiap detik, berkisar dari 43 hingga 150Hz.

2. Keyboard
Keyboard merupakan piranti I/O pokok untuk memberi masukkan perintah dan data pada komputer.
Keyboard dibedakan menurut jumlah dan kelengkapan fungsi tombol yang tersedia atas:
-101-key Enhanced
-104-key Windows
-83-key PC dan XT (jenis lama)
-84-key AT (jenis lama)
Konektor untuk menghubungkan keyboard ke komputer terdiri dari jenis:
-5 pin DIN, pada motherboard dengan form factor Baby_AT
-6 pin min DIN, dipakai pada komputer PS/2 dan PC dengan motherboard LPX, ATX dan NLX

3. Mouse
Mouse merupakan piranti penunjuk (pointing devices) yang digunakan untuk memberi perintah masukkan pada komputer yang menggunakan Sistem Operasi dengan antar muka grafis (GUI). Pengguna menggerakkan mouse pada permukaan datar untuk memindahkan kursor serta memilih daerah tertentu atau elemen gambar yang ditampilkan di layar monitor.
Jenis konektor untuk menghubungkan mouse ke komputer, antara lain:
-Serial, jenis jantan 9 pin atau 25 pin
-PS/2
-USB

4. Printer
Printer berfungsi membuat salinan berupa cetakan (hard copy) dari file dokumen atau gambar.
Kualitas printer dinilai dari tingkat resolusi yang diukur dalam dpi (dot per inch), yakni banyaknya titik yang bisa dibuat dalam satu inci garis lurus. Umumnya printer memiliki tingkat resolusi yang sama pada arah horisontal dan vertikal, contoh 300x300 dpi.
Jenis printer terdiri dari:
  • Laser, bekerja seperti mesin foto copy dengan membuat versi elektrostatis dari objek pada drum peka cahaya yang kemudian disemprot dengan toner. Polatoner pada drum dipindahkan ke kertas.
  • Inject, menggunakan tinta yang disemprot dari nozzle berukuran halus.
  • Dot matrix, memakai pin yang ditekan pada pita bertinta untuk membuat pola cetakan pada kertas.

5. Scanner
Scanner berfungsi mengubah berbagai jenis photo dan dokumen cetak ke format yang dapat dibaca dan disimpan
pada komputer.
Jenis scanner terdiri dari:
-Handheld
-Sheet fed
-Slide
-Photo
-Drum

E. PIRANTI ANTARMUKA
Piranti Antarmuka (Interface card) atau adapter card berbentuk papan rangkaian elektronik yang dipasang pada slot ekspansi yang berfungsi untuk menambahkan atau meningkatkan kemampuan tertentu dari komputer.
Jenis kartu antarmuka yang umum ialah:
  1. Sound Card
  2. Video Card
  3. Modem
  4. Network Card

1. Sound Card
Fungsi sound card ialah menambahkan kemampuan pengolahan file suara pada komputer serta mengatur komunikasi anata komputer dengan piranti audio seperti speaker dan microphones.
Sound Card dilengkapi dengan berbagai port untuk menghubungkan piranti audio seperti: speaker, microphone, piranti midi serta joystick.

2. Video Card
Video Card berfungsi sebagai antarmuka yakni mengolah sinyal data dari komputer menjadi tampilan pada layar monitor.
Komponen pada video card terdiri dari:
-Video Bios
-Video Processor
-Video Memory
-DAC (Digital Analog Conventer)
-Bus Connector
-Videi Drive

Jenis standar teknologi monitor pada video card terdiri dari:
-MDA (Monochrome Display Adapter)
-HCG (Hercules Graphics Card)
-CGA (Color Graphics Adapter)
-AGA (Enhanced Graphics Adapter)
-VGA (Videi Graphics Adapter)
-SVGA (Super VGA)
-XGA (Extended Graphics Array)

3. Modem
Modem (MOdulator/DEModulator) berfungsi untuk mengubah data digital dari komputer menjadi sinyal analog yang sesuai untuk dikirim lewat jalur telepon (proses modulasi) dan kebalikkannya yakni mengubah sinyal analog yang diterima dari jalur telepon ke data digital untuk komputer (proses modulasi). Penggunaan umum dari modem untuk koneksi ke internet lewat jalur dial up telepon (PSTN). Untuk itu modem dilengkapi dengan port untuk menghubungkan kabel telepon.
Jenis modem dibedakan menurut:
-Instalasinya, digolongkan atas modem internal dan external.
-Protokol komunikasi, misal V.21, V.34, V.32 dan V.90

4. Network interface Card
Network interface (NIC) digunakan untuk menghubungkan komputer dalam jaringan lokal. Jenis NIC dan sistem koneksi kabel jaringan bervariasi menurut teknologi jaringan yang digunakan.
Teknologi jaringan lokal antara lain:
-Ethernet
-Fast Ethernet
-Token Ring
-ARCnet

Minggu, 23 Januari 2011

Kepulauan Maluku


Nuhu Evav ("Kepulauan Evav")
Kai atau Kei berada di bagian tenggara Kepulauan Maluku, yang termasuk dalam Provinsi Maluku. Penduduk setempat menyebut kepulauan ini Tanat Evav ("Negeri Evav"), tetapi dikenal dengan nama Kei atau Kai oleh penduduk dari pulau-pulau tetangga. "Kai" sebenarnya adalah sebutan dari zaman kolonial Hindia Belanda, dan masih digunakan dalam buku-buku yang ditulis berdasarkan sumber-sumber lama. Kepulauan ini terletak di selatan jazirah Kepala Burung Irian Jaya, di sebelah barat Kepulauan Aru, dan di timur laut Kepulauan Tanimbar.
Kurang dan lebihnya sejumlah pulau yang terdapat di kepulauan Kai, diantaranya adalah
Kei Besar bergunung dan berhutan lebat. Kei Kecil datar dan memiliki populasi terbanyak. Ibukota kepulauan ini adalah Kota Tual, yang mayoritas warganya beragama Islam. Tak jauh dari Tual terletak Langgur yang merupakan pusat bagi warga Kristiani. Kei termasyhur berkat keindahan pantai-pantainya, misalnya pantai Pasir Panjang. Kepulauan Kai merupakan bagian dari daerah Wallacea, kumpulan pulau-pulau Indonesia yang dipisahkan oleh laut dalam dari lempeng Benua Asia maupun Australia, dan tidak pernah tersambung dengan kedua benua tersebut. Sebab itu, hanya terdapat sedikit jenis mamalia lokal di Kepulauan Kai.
Seperti kebanyakan masyarakat Maluku, mata pencaharian orang Kei merupakan suatu kombinasi dari kegiatan bercocok-tanam, berburu, dan menangkap ikan di perairan sekitar pantai. Kepulauan Kei dianugerahi terumbu karang yang produktif, ikan dan kerang berlimpah ruah di laut sekitar Kepulauan Kei. Menangkap ikan adalah aktivitas sekunder, keluarga-keluarga umumnya menghabiskan lebih banyak waktu untuk bercocok tanam.
Sejak zaman kolonial, orang Kei mengenal pula dansa ala Eropa, dan kaum mudanya saat ini tidaklah jauh tertinggal dalam seni tari kontemporer. Dansa Waltz, cha cha cha, dan bahkan joget dangdut umum dijumpai dalam pesta-pesta yang diadakan.
Sosoy Temar-Rubil (Tarian Perang) yang penuh semangat hanya ditarikan oleh kaum pria, sementara tarian yang lembut seperti Sosoy Kibas (Tari Kipas) hanya ditarikan oleh kaum wanita. Gerakan-gerakan yang tidak terlampau lembut maupun beringas hanya terdapat dalam Sosoy Sawat (Tarian Pergaulan) dan Sosoy Yarit (Tarian Umum), dan oleh karenanya dapat ditarikan baik oleh pria maupun wanita. Gerak-gerik yang agung dan lemah-lembut diijinkan dalam tarian pria seperti dalam Sosoy Swar Man-Vuun (Tarian Penghormatan), namun gerak-gerik yang cepat dan lincah tidak terdapat dalam tarian wanita. Tarian asli Kei umumnya diciptakan untuk tujuan penghormatan, sehingga jarang ditarikan oleh anak-anak. Hanya orang dewasa dan remaja akil-balig yang diikutsertakan. Bahkan sosoy Swar Man-Vuun yang dipentaskan di haluan "Bilan" (Perahu Kebesaran) dulunya hanya ditarikan oleh pria yang sudah berkeluarga. Penari wanita di kepulauan Kei juga menggunakan Kipas, Yerikh (Daun lontar yang dikeringkan) dan Penari Pria dapat menggunakan panah, parang, Tombak dan juga bulu Kasuari dan diikatkan pada ujung tongkat berukuran kurang lebih 10 cm.
Alat musik tradisional di Kepulauan Kai terdiri dari:
  • Savarngil (Suling): Seruling kecil lokal sepanjang 4 sampai 8 inci, terbuka di kedua ujung, memiliki enam lubang tempat jari, terbuat dari bambu, dan tanpa kunci nada.
  • Tiva (Gendang): Terdiri atas selembar membran dari kulit sapi yang direntangkan erat-erat menutupi salah satu ujung dari sebuah wadah yang berlubang.
  • Dada (Gong): Alat musik tabuh dengan jari-jari 12 sampai 15 inci, terbuat dari tembaga atau besi dengan tonjolan di bagian tengah.